<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>schokolades coklat</title>
	<atom:link href="http://schokolades.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://schokolades.info</link>
	<description>The other side of my life...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 16:16:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Bebek Goreng H.Slamet</title>
		<link>http://schokolades.info/bebek-goreng-h-slamet/</link>
		<comments>http://schokolades.info/bebek-goreng-h-slamet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 15:47:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[culinaire]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[asli]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[bebek goreng]]></category>
		<category><![CDATA[bebek goreng H.Slamet]]></category>
		<category><![CDATA[cabang kartosuro]]></category>
		<category><![CDATA[H.Slamet]]></category>
		<category><![CDATA[jalan kediri]]></category>
		<category><![CDATA[jl. kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kuta]]></category>
		<category><![CDATA[tuban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini gilirannya bebek . Ternyata memang enak bebek Cabang Kartosuro ini. Sambelnya juga mantab! Buat penggemar olahan bebek atau bebek goreng dijamin suka. Apalagi yang doyan pedes. Bebek goreng disediakan yang utuh dan yang remuk. Remuk ini ternyata sudah patah-patah tulangnya, dagingnya empuk dan renyah sekali. Bumbunya pas, asin dan gurih. Disajikan dengan dua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/bebek-goreng-h-slamet.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-383" title="bebek goreng h slamet" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/bebek-goreng-h-slamet.jpg" alt="" width="576" height="576" /></a></p>
<p>Malam ini gilirannya bebek <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> . Ternyata memang enak bebek Cabang Kartosuro ini. Sambelnya juga mantab! Buat penggemar olahan bebek atau bebek goreng dijamin suka. Apalagi yang doyan pedes. Bebek goreng disediakan yang utuh dan yang remuk. Remuk ini ternyata sudah patah-patah tulangnya, dagingnya empuk dan renyah sekali. Bumbunya pas, asin dan gurih. Disajikan dengan dua jenis sambal. Sambal dengan cita rasa manis dan asin. Meskipun manis tapi masih terasa pedesnya. Sambal yang asin, rasa bawang putihnya terasa sekali. Tipikal sambal Surabaya berwarna oranye gitu. Tanpa kedua sambal ini tentunya akan kurang mantab <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> . Lalapan boleh ambil sepuas<span id="more-382"></span>nya. Daun singkongnya lembut, bukti bahwa hanya daun yang muda saja yang dipakai. Sajian yang lengkap untuk makan malam kali ini.</p>
<p>Sepertinya Bebek Goreng H.Slamet ini sudah buka cabang di mana-mana. Cabang tempat saya makan ini pun belum lama dibuka, sekitar tiga atau empat bulan yang lalu. Tepatnya di Jalan Kediri, Tuban, Kuta. Untuk harga pun sangat wajar untuk menu bebek. Satu porsinya seharga Rp 17,500,- s/d Rp 20,000,- (nasi+bebek+sambal+lalapan).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/bebek-goreng-h-slamet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semrawutnya Lalu Lintas di Bali</title>
		<link>http://schokolades.info/semrawutnya-lalu-lintas-di-bali/</link>
		<comments>http://schokolades.info/semrawutnya-lalu-lintas-di-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 15:40:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kepolisian indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[lalu lintas bali]]></category>
		<category><![CDATA[polisi bali]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[semrawut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[Selama hampir tiga tahun tinggal di Bali, cuma satu hal yang membuat saya selalu mengeluh, marah dan seringkali memaki. Hal itu adalah lalu lintas berikut isinya. Seperti pagi ini contohnya, persimpangan di Simpang Siur dari arah Gelogor Carik dengan seenaknya ditutup oleh Bapak Polisi Yang Terhormat. Alasannya tiada lain dan tiada bukan pasti adalah Pejabat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/polisi-kite.jpg"><img class="size-full wp-image-374 alignleft" title="polisi-kite" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/polisi-kite.jpg" alt="" width="246" height="300" /></a>Selama hampir  tiga tahun tinggal di Bali, cuma satu hal yang membuat saya selalu  mengeluh, marah dan seringkali memaki. Hal itu adalah lalu lintas  berikut isinya. Seperti pagi ini contohnya, persimpangan di Simpang Siur  dari arah Gelogor Carik dengan seenaknya ditutup oleh Bapak Polisi Yang  Terhormat. Alasannya tiada lain dan tiada bukan pasti adalah Pejabat  Yang Nggak Kalah Terhormat itu mau lewat. Dan sudah lebih pasti lagi  yang terkena imbasnya adalah rakyat kecil seperti saya ini yang  seringkali disebut-sebut dan dibela-bela semasa kampanye partai atau  pemilihan pejabat-pejabat itu. Walhasil saya harus memutar arah dulu  untuk bisa kembali ke jalur awal yang harus saya lalui. Itu baru satu  saja contoh kasus yang membuat saya naik pitam di pagi hari. Kalau  pulang kerja, sekitar pukul enam sore, juga selalu ada saja hal-hal di  jalan yang membuat saya geram dan geram (maklum hanya bisa geram saja  selama ini).</p>
<p>Kalau dipikir-pikir lagi, memang percuma jadi pengemudi/pengendara  yang taat di tengah lalu lintas Bali yang amat menyedihkan ini. Menjadi  pengemudi yang taat aturan malah sengsara. Mau mengeluh (atau lebih  tepatnya mengadu) ke Kepolisian? Kinerja mereka saja masih banyak  bobroknya. Beberapa bukti nyatanya adalah sebagai berikut:<span id="more-371"></span></p>
<p>1. Hampir semua lampu lalu lintas di Bali ini kacau. Intinya percuma  pakai lampu lalu lintas kalau malah mencelakakan pengguna jalan. Mungkin  DLLAJ Bali masih perlu studi banding tentang lampu merah atau bahkan  belajar dasar-dasar peraturan lalu lintas dari nol.</p>
<p>2.   Sebagian besar rambu-rambu lalu lintas di Bali ini hanya pajangan  belaka. Boleh dicek sepanjang Jalan Legian, kendaraan baik mobil maupun  motor diparkir di sepanjang sisi jalan yang jelas-jelas terdapat rambu S  coret atau P coret. Yang lebih ironisnya lagi, pasti ada kendaraan yang  berhenti tepat di depan rambu dilarang parkir atau stop itu. Hal ini  tidak hanya berlaku pada jalanan kecil seperti di area Legian, namun  juga seringkali di jalan utama, seperti By Pass Ngurah Rai. Rambu  dilarang memutar di tengah-tengah marka pun dengan mudahnya dilanggar.  Yang lebih mengagetkan lagi, polisinya ya diam saja begitu. Lebih baik  rambu-rambu itu semua dicabut dan diloak sajalah. Lebih bermanfaat  sepertinya. Meski resikonya jalanan di Bali ini jadi lebih lengang  karena tanpa hiasan rambu-rambu lalu lintas. <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>3. Bebas helm. Bebas tidak memakai helm? Iya. Asalkan kita pakai baju  adat Bali (seolah mau beribadah ke pura) atau baju muslim  (berjilbab/berpeci), meskipun tidak pakai helm tidak akan ditilang. Saya  rasa ini hanya terjadi di Bali, satu-satunya di dunia. Bahkan untuk  kawasan tertentu (baca: sekitar area kompleks tentara) juga bebas helm.  Entah aturan lalu lintas mana yang dianut di Bali ini.  Kalau masih perlu bukti nyata kesemrawutan lalu lintas di Bali, boleh  langsung dibuktikan sendiri. <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Semrawutnya belum lagi didukung oleh  pengguna-pengguna jalan yang sebagian besar tidak punya sopan santun dan  etika di jalan raya. Hal ini tentunya merupakan sumbangsih Kepolisian  yang dengan mudahnya mengeluarkan Surat Ijin Mengemudi dengan bantuan  sedikit uang pelicin dan tidak pernah mendidik pengguna jalan agar lebih  tertib. Ya mungkin dengan sengaja pengguna jalan tidak pernah dididik  supaya lebih mudah untuk mencari kesalahan pengguna jalan sehingga untuk  selanjutnya dapat dengan mudah menuai pelicin itu tadi.</p>
<p>Dua hal di bawah ini mungkin bisa dijadikan masukan untuk memperbaiki  lalu lintas di Bali (tapi ini Versi serius ya):</p>
<p>- Perbaiki segala sesuatunya dari para aparat penegak hukumnya. Misal:  polisi lebih tegas lagi dan benar-benar menjalankan peraturan yang ada.  Kalau penegak hukumnya sudah korup dan tidak menepati peraturan,  bagaimana mau mengatur dan menjaga segala sesuatunya berjalan dengan  baik.</p>
<p>- Buat peraturan yang memang masuk akal dan dijalankan sebenar-benarnya,  paling tidak berusaha untuk menjalankan. Dan bagi pelanggar peraturan  harus benar-benar ditindak sesuai peraturan. Kalaupun ditindak tidak  sesuai peraturan (baca: dikenakan pungli) pun sebenarnya sudah membuat  si pelanggar jera. Polisi-polisi di Bali ini mungkin sudah terlalu  sibuk/cukup secara materi, sampai pelanggar lalu lintas pun didiamkan  saja.</p>
<p>Ada saran dan masukan lain untuk memperbaiki lalu lintas di Bali?</p>
<p>(picture: courtesy of<em> http://t3.gstatic.com </em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/semrawutnya-lalu-lintas-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stir-Fried Genjer (Limnocharis Flava)</title>
		<link>http://schokolades.info/stir-fried-genjer-limnocharis-flava/</link>
		<comments>http://schokolades.info/stir-fried-genjer-limnocharis-flava/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 17:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[cooking]]></category>
		<category><![CDATA[genjer]]></category>
		<category><![CDATA[Limnocharis Flava]]></category>
		<category><![CDATA[recipe]]></category>
		<category><![CDATA[resep]]></category>
		<category><![CDATA[sayur genjer]]></category>
		<category><![CDATA[tumis genjer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[Last weekend I found and bought a bunch of Genjer (Limnocharis Flava), a tropical vegetable, in Carrefour Supermarket. Genjer is an Indonesian local name for a tropical vegetable which grow a lot on a silty soil. You probably feel a bit difficult to find it on local markets nowadays. It always remind me of one [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/sayur-genjer.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-362" title="sayur genjer" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/sayur-genjer.jpg" alt="" width="250" height="250" /></a> <a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/genjer.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-363" title="genjer" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/genjer.jpg" alt="" width="250" height="250" /></a></p>
<p>Last weekend I found and bought a bunch of Genjer (<em>Limnocharis  Flava</em>), a tropical vegetable, in Carrefour Supermarket. Genjer is  an Indonesian local name for a tropical vegetable which grow a lot on a  silty soil. You probably feel a bit difficult to find it on local  markets nowadays. It always remind me of one of my mother&#8217;s traditional  cooking. I tried to spice it up as what is always in my imagination. And  it finally tasted as what I want, savory, crunchy &amp; sweet that you  never got from<span id="more-361"></span> the other vegetables.</p>
<p><strong>Ingredients</strong><br />
a  bunch of Genjer, cut the young stalk into 5cm length and discard the  lower hard stalk<br />
10 medium prawns, skin-off<br />
1 shallots, sliced<br />
3  garlic cloves, sliced<br />
1 red chilli, sliced<br />
1 salam/bay leaf<br />
2  cm length of fresh lengkuas/galangal<br />
1/2 tbsp yellow bean sauce<br />
1/2  tbsp salt<br />
1/2 tbsp sweet soy sauce<br />
a pinch of sugar<br />
3 tbsp  vegetable oil</p>
<p><strong>Method</strong><br />
1.  Heat the vegetable oil in a large heavy pan and fry the shallots,  garlic, chilli, salam leaf, lengkuas and stir-fry for 2 minutes or soft.<br />
2. Add the prawns and stir well until the prawns are colored.<br />
3.  Season with the salt, sweet soy sauce, sugar &amp; yellow bean sauce.<br />
4.  Stir in the Genjer into the pan and continue to stir fry for about 2  minute or until a bit watery. Do not cook to long, otherwise the Genjer  will be overcooked.Best served with warm white-rice.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/stir-fried-genjer-limnocharis-flava/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Greenpeace vs Gramedia</title>
		<link>http://schokolades.info/greenpeace-vs-gramedia/</link>
		<comments>http://schokolades.info/greenpeace-vs-gramedia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 16:43:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[charity]]></category>
		<category><![CDATA[donation]]></category>
		<category><![CDATA[go green]]></category>
		<category><![CDATA[green peace]]></category>
		<category><![CDATA[green peace indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[sumbangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[Malem Sabtu kemarin mampir Gramedia &#8211; Duta Plaza Denpasar, seperti biasa nemenin yang hunting buku (alasan). Aku yang nggak rencana beli buku malah berhasil dapet CHIC. Itupun karena ada judul yang memikat di cover-nya . Begitu sampei di depan Gramedia, belok dulu liat-liat buku-buku diskon yang ditumpuk-tumpuk deket pintu masuk. Pas lagi asik liat-liat, eh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/kitkat-banner-150-id.jpg"> <img class="size-full wp-image-355 alignleft" title="kitkat-banner-150-id" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/kitkat-banner-150-id.jpg" alt="" width="150" height="400" /></a><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/plantationsnotforests-20100311.jpg"> <img class="alignnone size-full wp-image-356" title="Indonesia Greenpeace Deforestation" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/plantationsnotforests-20100311.jpg" alt="" width="430" height="287" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Malem Sabtu kemarin mampir Gramedia &#8211; Duta Plaza Denpasar, seperti biasa  nemenin yang hunting buku (alasan). Aku yang nggak rencana beli buku  malah berhasil dapet CHIC. Itupun karena ada judul yang memikat di  cover-nya <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Begitu sampei di depan Gramedia, belok dulu liat-liat  buku-buku diskon yang ditumpuk-tumpuk deket pintu masuk. Pas lagi asik  liat-liat, eh ada yang nyamperin. Laki-laki masih muda, berbaju hijau  dan bawa map. Pertamanya nggak ngeh dia ngomong apa ato mau ngapain. Dan  begitu dia menyebutkan &#8216;Green Peace&#8217;, langsung deh <span id="more-323"></span>ngeh. Dan dengan  semangatnya donk aku mendengarkan dia bercerita mengenai perusakan  besar-besaran area hutan di Indonesia dan efeknya bagi lingkungan.  Sambil cerita juga sesekali ditanya-tanya. Sebenernya sih sudah nggak  asing lagi mendengar cerita-cerita mengenai &#8220;Go Green&#8221; dan sejenisnya.  Tapi sudah sejak lulus SMU aku vakum, nggak pernah ikutan/terjun  langsung ke aktivitas semacam ini. Paling ya cuma bisa ngasih donasi  gitu &amp; ikutan melaksanakan ramah lingkungan sehari-hari (kya hemat  kertas, buang sampah pada tempatnya, dll). Padahal dulu jaman SMU rajin  ikutan yang namanya kegiatan berhubungan sama pelestarian alam. Jadinya  kangen juga aktif secara langsung untuk kegiatan pelestarian alam.  Kembali ke si mas Greenpeace <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  diujung penjelasan &amp; ceritanya, kita  ditawari kalau mau memberikan donasi, baik secara langsung, maupun  melalui rekening dan kontinyu setiap bulan. Jumlah minimum untuk  menyumbang bulanan adalah Rp 90.000,-. Mungkin terasa agak banyak untuk  kalangan menengah ke bawah/mahasiswa. Tapi jika memang masih dirasa  terlalu banyak untuk kalangan menengah, sebenarnya nggak juga, kalau  kita mau menyisihkan sedikit saja dari penghasilan/uang jajan kita tiap  hari Rp 3.000,- saja. Membantu secara langsung juga boleh kalau memang  tidak mampu secara finansial. Kapan lagi kita mau peduli dengan  lingkungan tempat kita tinggal dan kelak anak cucu kita. Kalau memang  tetap dirasa berat, cobalah memulai dengan hal-hal kecil sehari-hari,  seperti menghemat pemakaian kertas, tisu, bbm, listrik &amp; air.</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://www.greenpeace.org/seasia/id/">Selamat memulai ya!</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/greenpeace-vs-gramedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Martabak Mesir &#8211; By Pass Ngurah Rai</title>
		<link>http://schokolades.info/martabak-mesir-by-pass-ngurah-rai/</link>
		<comments>http://schokolades.info/martabak-mesir-by-pass-ngurah-rai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 12:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[culinaire]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[Masih tempat makan di Bali. Kalau yang ini dapet rekomendasi dari temen kantor. Dan martabak mesir yang ini memang bener-bener enak. Di Jawa pun belum tentu seenak yang ini. Porsi besar, tebel, daging juga tebel dan lengkap dengan acar kecap asin yang maknyus. Enaknya dimakan rame-rame, 1 porsi cukup untuk bertiga sampei berempat (sendiri juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/05/martabak-mesir1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-315" title="martabak mesir" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/05/martabak-mesir1.jpg" alt="" width="359" height="338" /></a></p>
<p>Masih tempat makan di Bali. Kalau yang ini dapet rekomendasi dari temen kantor. Dan martabak mesir yang ini memang bener-bener enak. Di Jawa pun belum tentu seenak yang ini. Porsi besar, tebel, daging juga tebel <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  dan lengkap dengan acar kecap asin yang maknyus. Enaknya dimakan rame-rame, 1 porsi cukup untuk bertiga sampei berempat (sendiri juga boleh kalo mampu <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ). Bukanya sore-sore. Tepat di depan Rumah Makan Padang Sederhana. Lokasi di Jl. By Pass Ngurah Rai, kalau dari arah Simpang Siur sekitar 200 meter sebelah kanan jalan. Harganya Rp 19,000,-/porsi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/martabak-mesir-by-pass-ngurah-rai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Soto Ayam &#8211; Tegeh Sari, Kuta</title>
		<link>http://schokolades.info/soto-ayam-tegeh-sari-kuta/</link>
		<comments>http://schokolades.info/soto-ayam-tegeh-sari-kuta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 12:13:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[culinaire]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=304</guid>
		<description><![CDATA[Bagi temen-temen pendatang yang tinggal di Bali, tentunya seringkali merasakan hal yang sama. Yaitu, kesulitan cari tempat makan yang pas di lidah. Sulit sekali sih nggak juga, apalagi kalau di daerah Kuta atau Denpasar. Tapi kalau lebih jauh lagi, misal: Ubud (pengalaman pribadi nih), butuh perjuangan untuk bisa dapet makanan yang pas dengan selera. Melalui [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/05/DSC07482edit.jpg"></a><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/05/DSC07482edit1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-309" title="Soto Ayam Tegeh Sari" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/05/DSC07482edit1.jpg" alt="" width="448" height="346" /></a><br />
Bagi temen-temen pendatang yang tinggal di Bali, tentunya seringkali merasakan hal yang sama. Yaitu, kesulitan cari tempat makan yang pas di lidah. Sulit sekali sih nggak juga, apalagi kalau di daerah Kuta atau Denpasar. Tapi kalau lebih jauh lagi, misal: Ubud (pengalaman pribadi nih), butuh perjuangan untuk bisa dapet makanan yang pas dengan selera.</p>
<p>Melalui blog ini saya mau share beberapa tempat makan favorit yang berhasil saya dan teman-teman temukan di Bali.</p>
<p>Sudah sekitar 5 bulanan dapet info tempat makan, Soto Ayam. Tempat di Jl. Tegeh Sari, tembusan dari Jl. Raya Kuta ke Sunset Road. Harga Rp 10,000,- /porsi. Sebanding dengan daging ayamnya yang banyak. Bagi pecinta ceker &amp; tulangan pun bisa request. Kuahnya gurih banget &amp; seger. Jam buka pagi sekitar jam 09.00 &#8211; 15.00. Kadang-kadang kalo kesorean sudah habis dan kalo pas jam makan siang seringnya susah dapet tempat duduk karena warungnya kecil. Buka cuma dari Senin &#8211; Sabtu. Minggu tutup.</p>
<p>Sekarang kalo hari Sabtu seringnya makan siang di sini <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/soto-ayam-tegeh-sari-kuta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Soto Pak Gareng yang Semakin Jaya</title>
		<link>http://schokolades.info/soto-pak-gareng/</link>
		<comments>http://schokolades.info/soto-pak-gareng/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 16:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[cooking]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Pulang ke Jogja awal April kemarin, meski cuma sebentar, menyempatkan mampir makan soto ayam di depan Stasiun Tugu. Baru tau kalo namanya Soto Ayam Pak Gareng. Padahal dari jaman SMA (1999) menemukan tempat itu &#38; akhirnya sering makan di situ kalo wiken. Tau tempat makan ini dulu dari Mbak Arum (my older sister). Menurutku yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/DSC07383edit-small6.jpg"><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/DSC07383edit-small6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-345" title="DSC07383edit small" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/07/DSC07383edit-small6.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></a></p>
<p>Pulang ke Jogja awal April kemarin, meski cuma sebentar, menyempatkan  mampir makan soto ayam di depan Stasiun Tugu. Baru tau kalo namanya <span id="more-331"></span>Soto Ayam Pak Gareng. Padahal dari jaman SMA (1999) menemukan tempat itu  &amp; akhirnya sering makan di situ kalo wiken. Tau tempat makan ini  dulu dari Mbak Arum (my older sister). Menurutku yang bikin beda karena  dilengkapi Lenthuk atau perkedel terbuat dari singkong, my favorite!</p>
<p>Sekarang tempatnya agak bergeser dari tempat awal mereka jualan. Jaman  dulu persis di depan Stasiun Tugu dan kebanyakan tempat duduknya  lesehan. Bener-bener lesehan pakei tiker tanpa meja. Bedanya lagi sama  jaman dulu, jam bukanya. Kalau jaman dulu, jam 9 pagi juga sudah  kehabisan, tapi sekarang sepertinya buka sampai siang (kurang tau juga  sampai jam berapa). Kalau dulu sate jeroan ayamnya pasti sudah habis  juga kalau datengnya kesiangan, tapi kemarin pas makan di sini seneng  deh karena stock masih banyak dan selalu ditambah terus setiap kali ada  yang habis di meja. Dan sekarang bisa minta lenthuk sepuasnya karena  stock-nya juga banyak. Benar-benar mengerti permintaan pelanggan deh  pokoknya <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/soto-pak-gareng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Undescribeable Yogyakarta</title>
		<link>http://schokolades.info/undescribeable-yogyakarta/</link>
		<comments>http://schokolades.info/undescribeable-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 08:28:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[yogya]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Selama perjalanan dari Bali ke Jogja (by Singa Air) seneng banget liat bule2 yang duduk di sebelah. But not look at them literary, hehehe, bisa digebukin saya ato dipikir naksir. Mereka-mereka itu begitu excited-nya sama pemandangan alam Indonesia. Mereka sibuk banget nengok ke arah jendela yang cuma seuplik itu. Padahal kan 1 row ada tiga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama perjalanan dari Bali ke Jogja (<em>by Singa Air</em>) seneng banget liat bule2 yang duduk di sebelah. <em>But not look at them literary</em>, hehehe, bisa digebukin saya ato dipikir naksir. Mereka-mereka itu begitu <em>excited</em>-nya sama pemandangan alam Indonesia. Mereka sibuk banget nengok ke arah jendela yang cuma seuplik itu. Padahal kan 1<em> row</em> ada tiga orang &amp; jendelanya cuma atu biji. Jadi aja secara nggak langsung mereka rebutan liat ke arah jendela dan lucunya yang duduk di deretan <em>aisle</em> jadinya susah banget karena terhalang kepala orang yang duduk di deket jendela.</p>
<p>Tapi kalo diperhatikan lagi (meski sambil ngintip-ngintip karena saya duduk di <em>aisle</em>), emang bagus banget kemaren itu pemandangannya. Menjelang landing di Jogja, disambut dengan puncak Merapi yang jelas banget konturnya. Diperindah lagi dengan vegetasi di sekitar Gn. Merapi. Pokoknya bagus banget lah *percayalah padaku* hehehe. Kalow di negara para bule-bule itu mungkin nggak bakalan ada pemandangan kaya gini.<span id="more-291"></span></p>
<p>Pilot pesawatnya juga agak-agak ngeri nyetirnya (mobil kali di-setir). Sempet pas <em>&#8220;prepare for landing&#8221; </em>kan kerasa thu udah mulai turun pesawatnya. Tapi sempet turunnya thu nggak kira-kira, sampe dikuping berasa banget tekanannya. Sampe orang yang duduk di seberang depan kiriku sempet nengok-nengok orang yang di sebelah-sebelahnya, kaya panik gitu. Tapi emang berasa banget thu &#8216;ngebut&#8217; turunnya, huehehe. Tapi emang sih smooth banget nyetirnya, meski sedikit ngepot-ngepot.</p>
<p>Begitu turun pesawat, beuh (setelah hampir 2 tahun nggak menginjakkan kaki di kota tercinta  ini&#8230;*huehehehe&#8230;bahasanya*), menghirup udara Jogja, bener-bener &#8216;Jogja&#8217; <img src='http://schokolades.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Mungkin bagi yang pernah tinggal di Jogja tau gimana &#8216;ngangenin&#8217;-nya kota ini. Suasananya itu memang beda banget. <em>Undescribeable</em>. Siang itu juga langsung deh puas-puasin jalan, manfaatin waktu sebaik mungkin &amp; tidak lupa napak tilas &#8216;jalur kelayapan&#8217; jaman sma dulu, hehehe. Bayangin aja, hari pertama di Jogja udah kelayapan sampe mBantul (rumah di Candi Gebang, Sleman). Demi mendapatkan sebuah kartu NPWP saja. Nggak apa lah, itung-itung napak tilas juga. Banyak yang berubah. Lebih banyak <em>sign board</em> di setiap per-empat/tiga-an, jadi bener-bener lebih nyaman untuk kota wisata. Hampir setiap lampu lalin juga sudah dilengkapi dengan penunjuk waktu. Ada jalur untuk sepeda onthel &amp; juga jalur bus trans-Jogjakarta juga di sepanjang jalan. Bener-bener banyak yang baru. Apalagi yang namanya tempat makan, wuah, tambah banyak aja.</p>
<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/04/DSC07333edit.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-295" title="Betjak &amp; Jalur Sepeda Onthel" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/04/DSC07333edit.jpg" alt="" width="476" height="357" /></a></p>
<p>Cocok bener deh buat turis. Mau lanjut <em>explore</em> Jogja lagi ahh&#8230;:)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/undescribeable-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Carrefour, Sunset Road, Bali</title>
		<link>http://schokolades.info/carrefour-sunset-road-bali/</link>
		<comments>http://schokolades.info/carrefour-sunset-road-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 10:42:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[carrefour]]></category>
		<category><![CDATA[sunset road]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin pas mau bayar belanjaan di Carrefour, seperti biasa nyari2 line antrian yang paling pendek. Nggak sengaja liat kasir sebelah yang bertandakan “ENGLISH COUNTER”. He? [dalem hati] apaan thu? Ternyata ada kasir khusus untuk customer yang berbahasa Inggris. Secara emang di Bali banyak turis. Tapi segitunya yah…hehehe… Baru kali ini liat yang kya begitu&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/03/carrefour-bali2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-284" title="carrefour bali" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2010/03/carrefour-bali2.jpg" alt="" width="469" height="353" /></a></p>
<p>Kemarin pas mau bayar belanjaan di Carrefour, seperti biasa nyari2 line  antrian yang paling pendek. Nggak sengaja liat kasir sebelah yang  bertandakan “ENGLISH COUNTER”. He? [dalem hati] apaan thu?</p>
<p>Ternyata ada kasir khusus untuk customer yang berbahasa Inggris. Secara  emang di Bali banyak turis. Tapi segitunya yah…hehehe…</p>
<p>Baru kali ini liat yang kya begitu&#8230; <img src="../wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt=":-P" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/carrefour-sunset-road-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sophie Griotto</title>
		<link>http://schokolades.info/sophie-griotto/</link>
		<comments>http://schokolades.info/sophie-griotto/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 04:49:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[griotto]]></category>
		<category><![CDATA[sophie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schokolades.info/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[I really love her works. For me, it&#8217;s different, has a strong character and very extraordinary. Please check her website. It&#8217;s so live!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2009/11/Sophie-Griotto.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-260" title="Sophie Griotto" src="http://schokolades.info/wp-content/uploads/2009/11/Sophie-Griotto-241x300.jpg" alt="" width="241" height="300" /></a></p>
<p>I really love her works. For me, it&#8217;s different, has a strong character and very extraordinary. Please check her <a title="sophie griotto" href="http://www.sophiegriotto.com/" target="_blank">website</a>. It&#8217;s so live!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schokolades.info/sophie-griotto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
